SERPONG – Seorang dosen Universitas Pamulang (Unpam) berinisial NR dilaporkan ke polisi oleh mahasiswanya karena diduga menganiaya pelapor berinisial TJM. Peristiwa terjadi pada Senin 9 April 2018 sekitar pukul 19.15 WIB, di Gedung II, Lantai 6, ruangan Program Studi (Prodi) Informatika, Jl Raya Puspiptek, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Ketika itu, pelapor bersama mahasiswa lainnya mengantre untuk menaiki lift. Begitu pintu lift nomor 2 terbuka, mereka pun masuk. Rupanya di dalam lift ada NR yg merasa tubuhnya terdorong oleh mahasiswa yg masuk beramai-ramai. Dengan sedikit emosi, dosen Fakultas Tehnik itu melampiaskan kekesalannya pada TJM, seraya menanyakan status kemahasiswaannya.

Begitu lift tiba di lantai 6, NR memaksa TJM masuk ke dalam salah satu ruangan Prodi. Lalu terjadilah penganiayaan itu, disaksikan beberapa orang lainnya yang juga tengah berada dalam ruangan.

“Waktu itu di ruang Prodi Informatika, saya digampar di pipi kiri, dan dibilang anjing, mau jadi apa luh,” kata TJM kepada wartawan, Jumat (13/4/2018).

TJM sendiri merasa tak melakukan dorongan saat dia dan mahasiswa lainnya memasuki lift. Meski begitu, mahasiswa baru semester I itu memilih meminta maaf kepada NR.

“Saya sudah minta maaf, tapi dosen itu masih emosi, dan terus memaki saya” tutur TJM.

Beruntung saat kejadian, rekan2 TJM di luar ruangan merekam aksi sang dosen dg kamera hp. Rekaman video berdurasi sekira 55 detik itu pun tersebar di kalangan mahasiswa.

Atas penganiayaan dosennya, TJM telah membuat laporan ke Polres Tangsel dg nomor laporan: TBL/K/IV/2018/SPKT/Res Tangsel, Rabu 11 April 2018.

Pihak Unpam sendiri, membenarkan kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi, Kepala Prodi Teknik Elektro, Saeful Bakhri, menyatakan perkara itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Ya hanya sebatas minta maaf, sudah saling memaafkan,” terang Saeful.
.
Berita: Okezone

 

Kunjungi juga:

View this post on Instagram

. Waduh…dosen-mahasiswa masak gitu? . Mengaku Dianiaya, Mahasiswa Unpam Polisikan Dosen . Seorang dosen Universitas Pamulang (Unpam) berinisial NR dilaporkan ke polisi oleh mahasiswanya karena diduga menganiaya pelapor berinisial TJM. Peristiwa terjadi pada Senin 9 April 2018 sekitar pukul 19.15 WIB, di Gedung II, Lantai 6, ruangan Program Studi (Prodi) Informatika, Jl Raya Puspiptek, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). . Ketika itu, pelapor bersama mahasiswa lainnya mengantre untuk menaiki lift. Begitu pintu lift nomor 2 terbuka, mereka pun masuk. Rupanya di dalam lift ada NR yg merasa tubuhnya terdorong oleh mahasiswa yg masuk beramai-ramai. Dengan sedikit emosi, dosen Fakultas Tehnik itu melampiaskan kekesalannya pada TJM, seraya menanyakan status kemahasiswaannya. . Begitu lift tiba di lantai 6, NR memaksa TJM masuk ke dalam salah satu ruangan Prodi. Lalu terjadilah penganiayaan itu, disaksikan beberapa orang lainnya yang juga tengah berada dalam ruangan. . "Waktu itu di ruang Prodi Informatika, saya digampar di pipi kiri, dan dibilang anjing, mau jadi apa luh," kata TJM kepada wartawan, Jumat (13/4/2018). . TJM sendiri merasa tak melakukan dorongan saat dia dan mahasiswa lainnya memasuki lift. Meski begitu, mahasiswa baru semester I itu memilih meminta maaf kepada NR. . "Saya sudah minta maaf, tapi dosen itu masih emosi, dan terus memaki saya" tutur TJM. . Beruntung saat kejadian, rekan2 TJM di luar ruangan merekam aksi sang dosen dg kamera hp. Rekaman video berdurasi sekira 55 detik itu pun tersebar di kalangan mahasiswa. . Atas penganiayaan dosennya, TJM telah membuat laporan ke Polres Tangsel dg nomor laporan: TBL/K/IV/2018/SPKT/Res Tangsel, Rabu 11 April 2018. . Pihak Unpam sendiri, membenarkan kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi, Kepala Prodi Teknik Elektro, Saeful Bakhri, menyatakan perkara itu telah diselesaikan secara kekeluargaan. . "Ya hanya sebatas minta maaf, sudah saling memaafkan," terang Saeful. . Ilustrasi: Kampus Unpam Viktor, repost from @universitas_pamulang . Berita: Okezone . . . #unpam #universitaspamulang #unpamviktor #mahasiswaunpam #dosenunpam #serpong #pamulang #tangsel #tangerang #tangerangselatan #seputartangsel. .

A post shared by Seputar Tangsel (@seputartangsel) on