KOPI juga mengalami evolusi seperti halnya manusia, dari sisi penyeduhan (brewing), pemanggangan (roasting), pengolahan (processing), maupun dari sisi pertaniannya (farming). Saat ini Kopi sudah mengalami 5 gelombang evolusi.

Gelombang Evolusi Kopi PERTAMA: Budaya Kopi Tradisional (di awal tahun 1800-an) – hanya sebagai barang komoditas, hanya sebatas barang konsumsi masyarakat umum, produksi kopi massal tanpa memperhatikan kualitas rasa, mulai munculnya berbagai merek dan jenis kopi instan.

Gelombang Evolusi Kopi KEDUA: Munculnya konsep “Specialty Coffee Beans” (di awal tahun 1990-an) – perhatian pada asal-usul kopi, berkembangnya kedai kopi dg konsep rantai bermerek, proliferasi budaya kedai kopi, minuman berbasis espresso, globalisasi.

Gelombang Evolusi Kopi KETIGA: Munculnya Para Pengrajin Kopi Spesial (di awal tahun 2000-an) – fokus pd spesialisasi dan menghadirkan rasa-rasa unik dari biji kopi, metode pemanggangan, metode pemprosesan berkelanjutan, hubungan yg erat antara penyeduh – pemanggang – pemroses – petani yg berkelanjutan.

Gelombang Evolusi Kopi KEEMPAT: Penggunaan ilmu pengetahuan untuk Kopi Special (di awal tahun 2010) – menggunakan prinsip2 ilmiah dan ilmu pengetahuan, untuk menyempurnakan seluruh proses pembuatan kopi, mulai dari biji Kopi ke cangkir, perhatian yg lebih besar pada pengolahan asal, pemahaman yg lebih baik tentang sifat kopi dan efek kimia air.

Gelombang Evolusi Kopi KELIMA: Konsep Butik Kopi (di pertengahan tahun 2010)- selain kombinasi dari keempat gelombang sebelumnya, konsep Butik Kopi ini akan menghasilkan sebuah karya besar Pengrajin Kopi bertalenta tinggi yg sangat berkualitas, yang memenuhi kebutuhan setiap profile Penikmat Kopi secara spesifik.

Konsep Butik Kopi ini bukan hanya menguntungkan setiap Penikmat Kopi namun juga bagi bisnis dari Pengrajin Kopi bertalenta tinggi tersebut. Pengrajin Kopi bertalenta tinggi bisa disamakan dengan Desainer Fasion berkualitas tingkat dunia, atau Artis papan atas kelas dunia.

Follow & check:
@sabakcoffee
@sabakaplacetoshare
@152aplacetoshare

(Advertorial)

 

View this post on Instagram

. THE HISTORY OF 1st, 2nd, 3rd, 4th, 5th WAVE COFFEE . Kopi juga mengalami evolusi seperti halnya manusia, dari sisi penyeduhan (brewing), pemanggangan (roasting), pengolahan (processing), maupun dari sisi pertaniannya (farming). Saat ini Kopi sudah mengalami 5 gelombang evolusi. . Gelombang Evolusi Kopi PERTAMA: Budaya Kopi Tradisional (di awal tahun 1800-an) – hanya sebagai barang komoditas, hanya sebatas barang konsumsi masyarakat umum, produksi kopi massal tanpa memperhatikan kualitas rasa, mulai munculnya berbagai merek dan jenis kopi instan. . Gelombang Evolusi Kopi KEDUA: Munculnya konsep "Specialty Coffee Beans" (di awal tahun 1990-an) – perhatian pada asal-usul kopi, berkembangnya kedai kopi dg konsep rantai bermerek, proliferasi budaya kedai kopi, minuman berbasis espresso, globalisasi. . Gelombang Evolusi Kopi KETIGA: Munculnya Para Pengrajin Kopi Spesial (di awal tahun 2000-an) – fokus pd spesialisasi dan menghadirkan rasa-rasa unik dari biji kopi, metode pemanggangan, metode pemprosesan berkelanjutan, hubungan yg erat antara penyeduh – pemanggang – pemroses – petani yg berkelanjutan. . Gelombang Evolusi Kopi KEEMPAT: Penggunaan ilmu pengetahuan untuk Kopi Special (di awal tahun 2010) – menggunakan prinsip2 ilmiah dan ilmu pengetahuan, untuk menyempurnakan seluruh proses pembuatan kopi, mulai dari biji Kopi ke cangkir, perhatian yg lebih besar pada pengolahan asal, pemahaman yg lebih baik tentang sifat kopi dan efek kimia air. . Gelombang Evolusi Kopi KELIMA: Konsep Butik Kopi (di pertengahan tahun 2010)- selain kombinasi dari keempat gelombang sebelumnya, konsep Butik Kopi ini akan menghasilkan sebuah karya besar Pengrajin Kopi bertalenta tinggi yg sangat berkualitas, yang memenuhi kebutuhan setiap profile Penikmat Kopi secara spesifik. . Konsep Butik Kopi ini bukan hanya menguntungkan setiap Penikmat Kopi namun juga bagi bisnis dari Pengrajin Kopi bertalenta tinggi tersebut. Pengrajin Kopi bertalenta tinggi bisa disamakan dengan Desainer Fasion berkualitas tingkat dunia, atau Artis papan atas kelas dunia. . Follow & check: @sabakcoffee @sabakaplacetoshare @152aplacetoshare . . . #sabakcoffee #aksi_scai #aksiscai #aeki #aekicoffee #serpong #tangsel

A post shared by Seputar Tangsel (@seputartangsel) on