Pembangunan Terminal Pondok Cabe di Jalan Kemiri Raya, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), segera rampung. Terminal terbesar di kota pemekaran Kabupaten Tangerang itu akan segera diuji coba, tinggal menunggu pelimpahan ke Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ).

Lho, kenapa bukan dikelola oleh Dishub Tangsel? Apakah ada hubungannya dengan pemeriksaan Kadishub Tangsel oleh Kejati terkait Dana Hibah Rp 74 Miliar dari Pemprov DKI Jakarta, awal Januari 2018 lalu?

Yang jelas, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan, terminal yang digadang2 sebagai pengganti Terminal Lebak Bulus tersebut akan dikelola oleh BPTJ.

“Pelimpahan aset Terminal Pondok Cabe ke BPTJ sebagai badan yang akan mengelolanya dilakukan April ini,” kata Airin di Universitas Pembangunan Jaya, Bintaro, beberapa waktu lalu.

Airin mengatakan, terminal ini mengusung konsep kawasan transit terpadu atau transit oriented development (TOD) dan terintegrasi TransJakarta sehingga menghubungkan Tangsel dengan Jakarta. “Nanti konsepnya TOD dan operasionalnya akan dilakukan oleh BPTJ. Target kami April ini sudah selesai diserahterimakan sehingga bisa cepat beroperasi,” katanya.

Sebelum resmi beroperasi Pemkot Tangsel masih harus menunggu masa pemeliharaan selama enam bulan oleh pihak kontraktor yang membangun.

Demi memudahkan akses terminal, Airin juga akan melakukan komunikasi dengan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy untuk membantu pembebasan lahan yang ada di Jalan Kemiri lewat dana hibah.

“Untuk fasilitas penunjang seperti jalan, kami sudah menyampaikan ke provinsi waktu pertemuan dengan Pak Wagub bahwa kami minta ada anggaran hibah untuk pelebaran jalan yang ada di Jalan Kemiri,” ungkapnya.

Foto dan Berita: Sindonews

Visit:

View this post on Instagram

. Terminal Pondok Cabe Segera Dikelola Badan Transportasi Jakarta. Lho, Kok Bukan Dishub Tangsel? . Pembangunan Terminal Pondok Cabe di Jalan Kemiri Raya, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), segera rampung. Terminal terbesar di kota pemekaran Kabupaten Tangerang itu akan segera diuji coba, tinggal menunggu pelimpahan ke Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ). . Lho, kenapa bukan dikelola oleh Dishub Tangsel? Apakah ada hubungannya dengan pemeriksaan Kadishub Tangsel oleh Kejati terkait Dana Hibah Rp 74 Miliar dari Pemprov DKI Jakarta, awal Januari 2018 lalu?. . Yang jelas, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan, terminal yang digadang2 sebagai pengganti Terminal Lebak Bulus tersebut akan dikelola oleh BPTJ. . “Pelimpahan aset Terminal Pondok Cabe ke BPTJ sebagai badan yang akan mengelolanya dilakukan April ini,” kata Airin di Universitas Pembangunan Jaya, Bintaro, beberapa waktu lalu. . Airin mengatakan, terminal ini mengusung konsep kawasan transit terpadu atau transit oriented development (TOD) dan terintegrasi TransJakarta sehingga menghubungkan Tangsel dengan Jakarta. “Nanti konsepnya TOD dan operasionalnya akan dilakukan oleh BPTJ. Target kami April ini sudah selesai diserahterimakan sehingga bisa cepat beroperasi,” katanya. . Sebelum resmi beroperasi Pemkot Tangsel masih harus menunggu masa pemeliharaan selama enam bulan oleh pihak kontraktor yang membangun. . Demi memudahkan akses terminal, Airin juga akan melakukan komunikasi dengan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy untuk membantu pembebasan lahan yang ada di Jalan Kemiri lewat dana hibah. . “Untuk fasilitas penunjang seperti jalan, kami sudah menyampaikan ke provinsi waktu pertemuan dengan Pak Wagub bahwa kami minta ada anggaran hibah untuk pelebaran jalan yang ada di Jalan Kemiri,” ungkapnya. . Foto dan Berita: Sindonews . . . #proyektangsel #bptj #terminalbus #pondokcabe #terminalpondokcabe #pamulang #tangsel #tangerang #tangerangselatan #seputartangsel #beritatangsel. . . . ======= #PAIDPROMOTE di IG @seputartangsel terintegrasi dg akun2 twitter dan fanpage facebook, info hub admin via LINE: seputartangsel � WA 081317870063 =======

A post shared by Seputar Tangsel (@seputartangsel) on