Kecelakaan maut kereta vs mobil terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Kampung Pladen, RT01/05, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten. Daihatsu Terios B 1389 WKC berisi enam penumpang, tertabrak kereta api batubara nomor K 2646.

Tiga penumpang tewas atas nama Nazwa (17), warga Pondok Ranji, Ciputat, Kota Tangsel, Andrian, warga Kedaung, Pamulang, Kota Tangsel, dan Yuliyanti, warga Limo, Depok, Jawa Barat.

Sedangkan empat penumpang lain mengalami kritis Jeniar Mulya (20), saat ini masih berada di RS Sari Asih, Ciputat. Lalu, Nurlaela Fernita (17), di RS Sari Asih, Ciputat, dan Antoni Ibrahim, berada di RS DHIA Ciputat.

Saksi mata di lokasi, Dani mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Mobil Terios berwarna hitam melaju di perlintasan tanpa palang. Tiba-tiba melintas kereta batubara dari arah Jakarta menuju Merak. “Saya keluar rumah karena mendengar suara tabrakan yang sangat kencang, dan ada suara minta tolong,” kata Dani di lokasi kejadian, Sabtu (13/1/2018).

Atas kejadian tersebut, kata Dani, mobil Terios ringsek dan para penumpangnya tergencet di dalam. Dani berteriak meminta tolong warga lain. Dengan peralatan seadanya, warga mengevakuasi para korban dari dalam mobil.

“Korban yang masih berada di dalam mobil dikeluarkan. Dua orang meninggal di lokasi,” ujar dia.
.
Berita: iNews

View this post on Instagram

. Terios Vs KA Batubara, 3 Tewas . Kecelakaan maut kereta vs mobil terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Kampung Pladen, RT01/05, Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten. Daihatsu Terios B 1389 WKC berisi enam penumpang, tertabrak kereta api batubara nomor K 2646. . Tiga penumpang tewas atas nama Nazwa (17), warga Pondok Ranji, Ciputat, Kota Tangsel, Andrian, warga Kedaung, Pamulang, Kota Tangsel, dan Yuliyanti, warga Limo, Depok, Jawa Barat. . Sedangkan empat penumpang lain mengalami kritis Jeniar Mulya (20), saat ini masih berada di RS Sari Asih, Ciputat. Lalu, Nurlaela Fernita (17), di RS Sari Asih, Ciputat, dan Antoni Ibrahim, berada di RS DHIA Ciputat. . Saksi mata di lokasi, Dani mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Mobil Terios berwarna hitam melaju di perlintasan tanpa palang. Tiba-tiba melintas kereta batubara dari arah Jakarta menuju Merak. “Saya keluar rumah karena mendengar suara tabrakan yang sangat kencang, dan ada suara minta tolong,” kata Dani di lokasi kejadian, Sabtu (13/1/2018). Atas kejadian tersebut, kata Dani, mobil Terios ringsek dan para penumpangnya tergencet di dalam. Dani berteriak meminta tolong warga lain. Dengan peralatan seadanya, warga mengevakuasi para korban dari dalam mobil. “Korban yang masih berada di dalam mobil dikeluarkan. Dua orang meninggal di lokasi,” ujar dia. . Berita: iNews Video dan pic 2 @fudin_997 Pic 1: @yogi_gemblonk . . . #tabrakankereta #daihatsuterios #terios #pondokranji #perlintasankereta #pladen #ciputat #jurangmangu #tangsel #tangerang #tangerangselatan #seputartangsel .

A post shared by Seputar Tangsel (@seputartangsel) on