PAMULANG – Tepat setahun lalu,  Senin (6/3/2017), petugas Satpol PP Kota Tangerang Selatan menghentikan proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang melintang di atas Jalan Siliwangi Raya, Pamulang. Tiang2 JPO yang sedang proses pembangunan pun disegel. Alasannya: tidak memiliki IMB dan menyalahi tata ruang.

Beberapa waktu sebelumnya, JPO yg sudah lama berdiri di tempat yg  sama dirobohkan seiring pelebaran jalan Siliwangi. Lalu, ujug2 berjalan proses pembangunan JPO baru yg lebih lebar sesuai lebar jalan baru. Lalu ujug2 pula proyek ini disegel oleh Satpol PP Kota Tangsel.

Kabar anginnya, ada tarik menarik kepentingan beberapa pihak di sini: Pemkot Tangsel sebagai pemangku wilayah, Pemprov Banten sebagai penanggungjawab proyek Jl Siliwangi dan pengusaha advertising.

Tetapi, segel yg dipasang Satpol PP Kota Tangsel jelas2 menyebut proyek ini menyalahi tata ruang. Maka, jika ingin dilanjutkan, ada proses panjang untuk mengubah rencana tata ruang wilayah Kota Tangsel.

Tarik menarik sepertinya belum selesai. Nyatanya, tiang2 yg sudah disegel itu tak kunjung dibongkar dan mengganggu pengguna jalan Siliwangi.

Dan hari ini, segel itu tepat berusia 1 tahun. Banyak warga mulai menyebut sisa-sisa proyek yg terhenti ini sebagai “Candi Pamulang”. Mari kita doakan semoga di hari ulangtahunnya, “Candi Pamulang” tak berumur panjang.

Pic milik @humaskotatangsel, tengkyu om mimin.

Cek juga

View this post on Instagram

. Selamat Ulang Tahun, "Candi Pamulang" . Tepat setahun lalu,  Senin (6/3/2017), petugas Satpol PP Kota Tangerang Selatan menghentikan proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang melintang di atas Jalan Siliwangi Raya, Pamulang. Tiang2 JPO yang sedang proses pembangunan pun disegel. Alasannya: tidak memiliki IMB dan menyalahi tata ruang. . Beberapa waktu sebelumnya, JPO yg sudah lama berdiri di tempat yg  sama dirobohkan seiring pelebaran jalan Siliwangi. Lalu, ujug2 berjalan proses pembangunan JPO baru yg lebih lebar sesuai lebar jalan baru. Lalu ujug2 pula proyek ini disegel oleh Satpol PP Kota Tangsel. . Kabar anginnya, ada tarik menarik kepentingan beberapa pihak di sini: Pemkot Tangsel sebagai pemangku wilayah, Pemprov Banten sebagai penanggungjawab proyek Jl Siliwangi dan pengusaha advertising. . Tetapi, segel yg dipasang Satpol PP Kota Tangsel jelas2 menyebut proyek ini menyalahi tata ruang. Maka, jika ingin dilanjutkan, ada proses panjang untuk mengubah rencana tata ruang wilayah Kota Tangsel. . Tarik menarik sepertinya belum selesai. Nyatanya, tiang2 yg sudah disegel itu tak kunjung dibongkar dan mengganggu pengguna jalan Siliwangi. . Dan hari ini, segel itu tepat berusia 1 tahun. Banyak warga mulai menyebut sisa-sisa proyek yg terhenti ini sebagai "Candi Pamulang". Mari kita doakan semoga di hari ulangtahunnya, "Candi Pamulang" tak berumur panjang. . Pic milik @humaskotatangsel, tengkyu om mimin. . Cek juga postingan mimin setahun lalu dg foto ini:  https://www.instagram.com/p/BRVnIjBj_s2/ . . . #jpo #jposiliwangi #jpotangsel #disegel #satpolppkotatangsel #satpolpptangsel #imb #tataruang #jalansiliwangi #candipamulang #pamulang #tangsel #tangerangselatan #tangerang #seputartangsel #perdatangsel #proyektangsel. . . . ======= #PAIDPROMOTE di IG @seputartangsel terintegrasi dg akun2 twitter dan fanpage facebook, info hub admin via LINE: seputartangsel � WA 081317870063 =======

A post shared by Seputar Tangsel (@seputartangsel) on