Itulah pertanyaan netizen Tangsel ketika melihat ondel-ondel berkeliling di jalan-jalan. Boneka besar hasil budaya Betawi itu berjalan diiringi musik keras dari tape. Seorang pengiring membawa ember atau wadah untuk meminta sumbangan dari mereka yang didatangi. Bahkan, terkadang si ondel-ondel melakukannya sendiri: mendorong perangkat tape, sekaligus meminta sumbangan

Seperti dilaporkan¬†@galuhprasetyai_ : “ondel ondel itu budaya betawi yang harus dilestarikan.. Bukan untuk ngamen sobat.. ”

Beragam komen pro dan kontra menyertai postingan ini di instagram @seputartangsel di bawah ini.

Bagaimana menurutmu?