Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar hadir dalam acara peresmian kereta bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (2/1/2018).

Mereka pun terlihat berbincang akrab. Cak Imin terlihat berada di samping Jokowi.  Adakah hubungan keakraban tersebut dengan wacana Cak Imin menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada tahun 2019?

“Di dalam sebuah peristiwa, kemunculan politisi, apakah itu kebetulan atau tidak, diundang, tidak diundang, atau karena inisiatif, apa pun itu bisa dimaknai secara politik,” kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf kepada SINDOnews, Selasa (2/1/2016).

Meski menurutnya pertemuan itu tidak istimewa, namun hal wajar jika pertemuan tersebut dimaknai secara politik. Apalagi, kata dia, Cak Imin adalah sosok yang dinilainya memiliki ambisi menjadi cawapres 2019.

Kendati demikian, Asep menilai tidak mudah bagi Cak Imin untuk menjadi pendamping Jokowi. Pasalnya, sambung dia, bisa jadi partai politik pendukung pemerintah lainnya yang menginginkan kadernya menjadi pendamping Jokowi pada pilpres mendatang.

“Misalkan Golkar yang sudah dari jauh-jauh hari menyatakan dukungannya ke Jokowi,” tandasnya.

Dia menilai kans Cak Imin menjadi pendamping Jokowi di Pilpres tergantung performa Cak Imin dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjelang pemilu. “Harus benar-benar bisa meyakinkan Jokowi,” katanya.

Seperti diketahui, deklarasi dukungan Cak Imin menjadi cawapres 2019 sudah bermunculan di berbagai tempat. Setidaknya dukungan itu sudah terlihat dari berbagai spanduk yang menyatakan dukungannya menjadi cawapres.

Keberadaan Cak Imin di Tangerang juga memancing pertanyaan wartawan. Menanggapi pertanyaan tersebut, Jokowi mengaku menelepon Cak Imin mengajak untuk bertemu di Bandara.

Alasan Jokowi karena sudah lama tidak bertemu dengan Cak Imin. “Saya bilang ketemu di bandara saja sambil naik kereta bandara,” kata Jokowi.

Mengenai kemunculan nama Cak Imin sebagai sosok cawapres potensial  dalam beberapa survei, Jokowi menilai sebagai hal positif. “Bagus, bagus,” ucap mantan Wali Kota Solo itu.

Foto dan Berita: Sindonews