PAMULANG – Menyayangi berbagai jenis binatang itu sangat baik. Bahkan, ada kisah tentang seorang pelacur yang masuk surga hanya lantaran memberi minum seekor anjing yang kehausan.

Mimin @seputartangsel berpikir panjang, sebelum memposting kabar tentang @hestisutrisno yang heboh di media sosial maupun media mainstream beberapa hari ini. Hesti dikabarkan memelihara 11 ekor anjing, 20 ekor kucing dan beberapa binatang peliharaan lainnya seperti musang, ayam, bebek dan burung di rumahnya yg berada di tengah Perumahan Pondok Benda Residence, Jalan Salak, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Yang bikin tambah heboh adalah lantaran Hesti sehari-hari berbusana muslimah dengan jilbab panjang dan cadar. Ini busana yang (semestinya) menggambarkan ketaatan kepada Islam dengan segala perangkat aturan di dalamnya.

Tentu saja jadi heboh karena pemahaman Islam yang umum, anjing adalah hewan yang full najis berat. Ada kerepotan tersendiri dalam urusan membersihkan diri usai bersentuhan dengan anjing. Ada pula batasan-batasan yang lumayan ketat sebelum seorang muslim memelihara anjing.

Dari postingan-postingan di IG-nya, Hesti terlihat tulus menyelamatkan dan merawat anjing, kucing dan binatang-binatang lainnya sebagai makhluk Allah. Tapi Hesti tampaknya abai satu hal: hak tetangga.

Islam menjunjung tinggi hak tetangga. Seorang muslim tak boleh membiarkan tetangganya tersakiti dan terganggu oleh perbuatannya. Faktanya, para tetangga telah lama mengingatkan tentang gangguan yang ditimbulkan oleh hewan-hewan peliharaan Hesti. Mulai dari bau kotoran yang menguar kemana-mana hingga anjing-anjingnya yang mengejar anak-anak tetangga sampai ketakutan.

Puncaknya, puluhan ibu-ibu tetangga Hesti mendatangi rumah Hesti, Selasa (3/4/2018) sore. Sempat terjadi perdebatan dalam mediasi antara keluarga Hesti, aktivis dari LSM Garda Satwa Indonesia, pengurus RT dan perwakilan warga. Namun, akhirnya disepakati 7 ekor anjing dievakuasi oleh LSM Garda Satwa Indonesia, sedang 4 ekor sisanya tetap dirawat di rumah, salah satunya karena kondisi yang lumpuh.

 

Kunjungi juga:

View this post on Instagram

. Menyayangi berbagai jenis binatang itu sangat baik. Bahkan, ada kisah tentang seorang pelacur yg masuk surga hanya lantaran memberi minum seekor anjing yg kehausan. . Mimin berpikir panjang, sebelum memposting kabar tentang @hestisutrisno yg heboh di media sosial maupun media mainstream beberapa hari ini. Hesti dikabarkan memelihara 11 ekor anjing, 20 ekor kucing dan bbrp binatang peliharaan lainnya seperti musang, ayam, bebek dan burung di rumahnya yg berada di tengah Perumahan Pondok Benda Residence, Jalan Salak, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). . Yg bikin tambah heboh adalah lantaran Hesti sehari2 berbusana muslimah dg jilbab panjang dan cadar. Ini busana yg (semestinya) menggambarkan ketaatan kepada Islam dg segala perangkat aturan di dalamnya. . Tentu saja jadi heboh krn pemahaman Islam yg umum, anjing adalah hewan yg full najis berat. Ada kerepotan tersendiri dlm urusan membersihkan diri usai bersentuhan dg anjing. Ada pula batasan2 yg lumayan ketat sebelum seorg muslim memelihara anjing. . Dari postingan2 di IG-nya, Hesti terlihat tulus menyelamatkan dan merawat anjing, kucing dan binatang2 lainnya sebagai makhluk Allah. Tapi Hesti tampaknya abai satu hal: hak tetangga. . Islam menjunjung tinggi hak tetangga. Seorang muslim tak boleh membiarkan tetangganya tersakiti dan terganggu oleh perbuatannya. . Faktanya, para tetangga telah lama mengingatkan ttg gangguan yg ditimbulkan oleh hewan2 peliharaan Hesti. Mulai dari bau kotoran yg menguar kemana2 hingga anjing2nya yg mengejar anak2 tetangga sampai ketakutan. . Puncaknya, puluhan ibu2 tetangga Hesti mendatangi rumah Hesti, Selasa (3/4/2018) sore. Sempat terjadi perdebatan dalam mediasi antara keluarga Hesti, aktivis dari LSM Garda Satwa Indonesia, pengurus RT dan perwakilan warga. Namun, akhirnya disepakati 7 ekor anjing dievakuasi oleh LSM Garda Satwa Indonesia, sedang 4 ekor sisanya tetap dirawat di rumah, salah satunya karena kondisi yg lumpuh. . Bagaimana pendapat kalian, sob? Silakan komen yg solutif dan santun. Hindari caci maki, cemooh dan semacamnya. . . . #pondokbendaresidence #gardasatwaindonesia #pamulang #cadar #hewanpeliharaan #tangsel #tangerang #tangerangselatan #seputartangsel .

A post shared by Seputar Tangsel (@seputartangsel) on