Kudunya didampingi saat beraksi…#eh

SERPONG – Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yuriko mengatakan, pihaknya telah menghubungi berbagai pihak terkait untuk memberi pendampingan bagi dua begal yang baru saja diamankan. Pihak yang dimaksud adalah Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kemenkumham Kanwil Banten, petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan orangtua kedua pelaku begal dengan inisial RH (16) dan MAS (17).

Alexander mengatakan, pendampingan dilakukan karena kedua begal yang ditangkap di Bintaro Sektor 7 Tangsel itu masih di bawah umur.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pengacara yang akan mendampingi para pelaku saat proses di pengadilan nantinya.

“Kami berkoordinasi dengan pengacara yang punya spesifikasi mendampingi masalah anak yang berhadapan dengan hukum selama proses penegakan hukum,” ujar Alexander.

Penangkapan ketiga begal remaja itu berawal saat pihak kepolisian mendapatkan laporan dari Tegar Riyanto (16), yang dibegal tiga pelaku di Bintaro Sektor 7, Selasa dini hari. Saat itu Tegar mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vega. Tiba-tiba dari arah belakang datang pelaku dengan sebuah sepeda motor berbonceng tiga memepet korban hingga ke arah trotoar. Salah satu pelaku, MAS, turun dari sepeda motornya dan mengeluarkan celurit dari balik kaos lalu mengacungkannya kepada Tegar. Tegar langsung ketakutan, sepeda motornya ditinggal.

MAS dan kedua rekannya menjual sepeda motor tersebut melalui Facebook. Petugas berpura-pura menjadi pembeli dan meminta untuk dilakukan pertemuan langsung. Di tempat yang telah disepakati, pelaku yang datang bertiga langsung diringkus polisi.

Berita dan foto ilustrasi: Kompas

 

View this post on Instagram

. Kudunya didampingi saat beraksi…#eh . Dua Begal di Tangsel Dapat Pendampingan karena di Bawah Umur . Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yuriko mengatakan, pihaknya telah menghubungi berbagai pihak terkait untuk memberi pendampingan bagi dua begal yang baru saja diamankan. Pihak yang dimaksud adalah Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kemenkumham Kanwil Banten, petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan orangtua kedua pelaku begal dengan inisial RH (16) dan MAS (17). . Alexander mengatakan, pendampingan dilakukan karena kedua begal yang ditangkap di Bintaro Sektor 7 Tangsel itu masih di bawah umur. . Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pengacara yang akan mendampingi para pelaku saat proses di pengadilan nantinya. . "Kami berkoordinasi dengan pengacara yang punya spesifikasi mendampingi masalah anak yang berhadapan dengan hukum selama proses penegakan hukum," ujar Alexander. . Penangkapan ketiga begal remaja itu berawal saat pihak kepolisian mendapatkan laporan dari Tegar Riyanto (16), yang dibegal tiga pelaku di Bintaro Sektor 7, Selasa dini hari. Saat itu Tegar mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vega. Tiba-tiba dari arah belakang datang pelaku dengan sebuah sepeda motor berbonceng tiga memepet korban hingga ke arah trotoar. Salah satu pelaku, MAS, turun dari sepeda motornya dan mengeluarkan celurit dari balik kaos lalu mengacungkannya kepada Tegar. Tegar langsung ketakutan, sepeda motornya ditinggal. . MAS dan kedua rekannya menjual sepeda motor tersebut melalui Facebook. Petugas berpura-pura menjadi pembeli dan meminta untuk dilakukan pertemuan langsung. Di tempat yang telah disepakati, pelaku yang datang bertiga langsung diringkus polisi. . Berita dan foto ilustrasi: Kompas . . . #kejahatanremaja #kriminalitasremaja #kriminalitasanak #kpai #begalremaja #begal #begaltangsel #bintaro #polrestangsel #tangsel #tangerang #tangerangselatan #seputartangsel . . . ======= #PAIDPROMOTE di IG @seputartangsel terintegrasi dg akun twitter,fanpage facebook dan web, info hub admin via LINE: seputartangsel / WA 081317870063 =======

A post shared by Seputar Tangsel (@seputartangsel) on