KOTA TANGERANG – Seorang polisi meninggal saat ditugaskan mengawal kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Sihab di Bandara Soekarno-Hatta. Polisi yang meninggal saat menjalankan tugas itu bernama Brigadir Kepala Dwi Sumarno dari Sub Direktorat Lembaga Negara PAM Obyek Vital Polda Metro Jaya.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan membenarkan kabar tersebut.

“Bripka Dwi Sumarno yang sedang bertugas BKO di Polresta BSH terkait pengamanan penjemputan kepulangan HRS, selanjutnya dipotting di Terminal 1 BSH,” kata Ahmad saat dikonfirmasi wartawan, Rabu, (21/2).

Dwi sendiri bertugas di Bandara Soetta sejak Selasa pukul 21.00 kemarin (20/2). “Semalam sekitar pukul 21.00, Dwi dan teman-temannya menjalankan apel di Poles Bandara. Tiba-tiba ia jatuh pingsan,” ucapnya.

Polisi lalu merujuk Dwi ke Rumah Sakit Ciputra, Kalideres, Jakarta Barat. Sayang, nyawa Dwi tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Dia jatuh saat apel, lalu dibawa ke Rumah Sakit Ciputra Kalideres. Dia meninggalnya tadi malam,” terang Ahmad.

Sampai saat ini polisi tetap melakukan pengamanan meskipun kabar kepulangan Habib Rizieq ke tanah air batal. Sebanyak 3.500 personel diterjunkan guna mengamankan sejumlah objek vital di Bandara Soetta.

“Jadi pengamanan tetap dilaksanakan untuk menjaga pelayanan bandara. Jadi bandara dijaga dalam rangka menjaga pelayanan masyarakat tetap berjalan,” pungkasnya.

Foto dan Berita: Merdeka.com